Ketua Bidang Pendidikan PWMOI Pekanbaru, Desi Novita Kecam Aksi Pembacokan Dilingkungan Kampus UIN Suska Pekanbaru

- Redaksi

Kamis, 26 Februari 2026 - 23:54 WIB

5030 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pekanbaru: Ketua Bidang Pendidikan Perkumpulan Wartawan Media Online Indonesian PWMOI Kota Pekanbaru, Desi Novita, C.BJ., C.EJ., mengecam keras aksi pembacokan yang dilakukan oleh Reyhan Mufazar (22) jurusan ilmu hukum angkatan 22 terhadap korban nya bernama Farra diketahui dengan jurusan yang sama di UIN Suska, Kota Pekanbaru. (26/2/2026)

Desi menilai, kekerasan tersebut merupakan aksi keji yang seharusnya tidak patut ada dilingkungan Kampus, apalagi kampus tersebut dikenal sebagai kampus yang menonjol kan nilai nilai keislaman, dan aksi ini tidak dapat dibenarkan dengan alasan apa pun.

Dengan kejadian itu, Desi meminta pihak kampus untuk mengambil tindakan tegas. Kegiatan ini tentunya mempermalukan kampus UIN Suska dan menciderai dunia Pendidikan di provinsi Riau khususnya di kota Pekanbaru, pungkas Desi

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Saya berharap, kepada pihak kepolisian agar dapat memproses kasus ini dan mengungkap motif dibalik aksi keji ini, serta pelaku diberikan hukuman yang setimpal dengan perbuatannya, agar kedepannya tidak ada hal serupa terjadi di areal Kampus, tutupnya.

Dari informasi yang dihimpun oleh media ini, pembacokan terjadi sekitar pukul 07.30 WIB, dan pihak dari kepolisian dalam hal ini Kanit Reskrim Polsek Binawidya, Iptu Santo Morlando, langsung menuju lokasi sekitar pukul 08.00 WIB untuk melakukan penanganan awal serta melakukan olah tempat kejadian perkara, dan petugas memasang garis polisi.

Insiden pembacokan terjadi saat korban berada di ruang sidang munaqasah dan hendak mengikuti seminar proposal. Saat itu, korban dan pelaku disebut tengah menunggu kehadiran dosen penguji.

Dugaan sementara, aksi kekerasan tersebut dipicu persoalan pribadi. Pelaku disebut pernah menjalin hubungan dengan korban dan diduga sakit hati karena ditolak cintanya.

Hingga kini, polisi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut, termasuk mengumpulkan keterangan saksi dan mendalami motif pelaku dan pelaku sudah diamankan oleh pihak kepolisian.

(Tim*)

Berita Terkait

Tunjukkan Komitmen..!!! Rutan Kabanjahe Bersama TNI, Polri, dan BNN Gelar Razia Blok Hunian”
Pusat Pembesar Alat Vital Jakarta H.Abdulazis Langsung Terbukti Ditempat
Pansus 15 LKPJ Pembahasan LKPJ Wali Kota TA 2025 Diberikan Target Selesai 30 Hari
Investasi Bandung 2025 Lampaui Target, Tembus Rp11,9 T
Ahli Pembesar Kejantanan Pria Bandung H.Abdulazis Atasi Lemah Syahwat
Dugaan Pemerasan dan Pengancaman oleh Oknum Wartawan Terhadap Kepala Lapas Kelas IIA Pekanbaru Berujung Proses Hukum
Seruan Deklarasi Besar Simpul Kemelayuan dan Elemen Masyarakat, Bersatu Memperjuangkan Tanah Ulayat dan Hak Masyarakat Adat
Klarifikasi Resmi FG alias Fran Gultom: Saya Tidak Pernah Miliki Gudang BBM Ilegal di Jalan Melati, Itu Berita Hoax, Silahkan Cek Langsung Ke Lokasi, Hanya Gudang Kosong.

Berita Terkait

Rabu, 8 April 2026 - 20:25 WIB

Yogyakarta Perkuat Posisi sebagai Pusat Industri Grafika Nasional, Krista Exhibitions Group Gelar Jogja Printing Expo 2026

Berita Terbaru

error: Content is protected !!