PAKPAK BHARAT – Bupati Pakpak Bharat Franc Bernhard Tumanggor menghadiri pencanangan Sensus Ekonomi 2026 tingkat Kabupaten Pakpak Bharat yang diselenggarakan Kantor Badan Pusat Statistik (BPS) setempat. Kegiatan ini berlangsung serentak di seluruh Indonesia, berjalan Mei hingga Agustus 2026, mencakup pendataan seluruh skala usaha mulai dari usaha rumah tangga, pedagang kaki lima, UMKM, hingga perusahaan besar.
Dalam sambutannya, Franc menegaskan data yang akurat adalah dasar utama penyusunan kebijakan, penentuan prioritas, dan penyusunan program pembangunan yang tepat sasaran. “Pembangunan jalan Parbuluan, Kuta Jungak, Delleng Simpoon, hingga pengembangan UMKM yang kita lakukan semuanya berawal dari data BPS. Tanpa data yang tepat, kita tidak bisa melangkah,” ujarnya.
Pemerintah Kabupaten memberikan dukungan penuh pelaksanaan sensus ini. Franc mengajak camat, kepala desa, perangkat daerah, tokoh masyarakat, pelaku usaha, dan seluruh elemen masyarakat bersinergi demi keberhasilan kegiatan. “Keberhasilan sensus adalah keberhasilan kita semua, bukan hanya BPS. Jika petugas datang ke rumah atau tempat usaha, terimalah dengan baik, berikan jawaban jujur dan lengkap. Data dijamin kerahasiaannya dan hanya digunakan untuk keperluan statistik,” pesannya.
Kepala BPS Pakpak Bharat Lontung Sabungan Situmorang menjelaskan persiapan telah dilakukan sejak awal tahun lewat rapat koordinasi dan kegiatan sosialisasi Ngisi Bareng (NGIBAR) yang sudah dilaksanakan 14 kali. Ia menyampaikan terima kasih kepada seluruh instansi pemerintah, lembaga pendidikan, perbankan, ormas, media, dan masyarakat yang telah mendukung tahapan persiapan.
Usai pencanangan, Bupati didampingi jajaran Forkopimda dan pimpinan instansi vertikal meninjau langsung sejumlah gerai UMKM di lokasi acara Lapangan Napa Sengkut.
















