PAKPAK BHARAT – Wakil Bupati Pakpak Bharat sekaligus Ketua Satgas Percepatan Makan Bergizi Gratis H. Mutsyuhito Solin, Dr., M.Pd., meresmikan Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Desa Kecupak I, Kecamatan Pergetteng-Getteng Sengkut. Ini menjadi dapur keempat yang beroperasi di Kabupaten Pakpak Bharat, menyusul yang sudah berjalan di Kecamatan Salak, Siempat Rube, dan Sitellu Tali Urang Jehe.
Dalam arahannya, Mutsyuhito menekankan pentingnya menjaga standar operasional: kebersihan, higienitas, keamanan pangan, kualitas gizi, kerapian penyajian, kedisiplinan pengolahan, serta pemanfaatan hasil bumi setempat.
“Saat ini banyak dapur SPPG di daerah lain yang ditutup karena tidak mematuhi aturan, tidak memenuhi standar gizi, dan berisiko bagi penerima manfaat. Hal seperti ini tidak boleh terjadi di Pakpak Bharat,” tegasnya.
Selain pelayanan gizi, dapur ini diharapkan mendongkrak ekonomi warga. “Kita minta dapur ini memprioritaskan pembelian komoditas lokal—baik hasil pertanian maupun peternakan—sehingga kehadirannya juga menggerakkan perekonomian masyarakat sekitar,” tambahnya.
Pada tahap awal, Dapur SPPG Kecupak I melayani 737 penerima manfaat dari 9 sekolah. Cakupan pelayanan akan diperluas mencakup ibu hamil, bayi, balita, dan kelompok sasaran lainnya. Secara keseluruhan, empat dapur SPPG di Pakpak Bharat kini melayani total 10.526 penerima manfaat.
















