Program MBG Dinilai Wujudkan Anak Indonesia yang Lebih Sehat dan Cerdas

- Redaksi

Jumat, 17 Oktober 2025 - 21:53 WIB

5082 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, 17 Oktober 2025 —  Dewan Pimpinan Pusat Lembaga Independen Pemuda Pemerhati Indonesia (DPP LIPPI) menyatakan dukungan penuh terhadap Badan Gizi Nasional dalam upaya melanjutkan dan memperluas cakupan program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi anak-anak Indonesia

Program MBG dinilai sejalan dengan visi nasional untuk menciptakan generasi masa depan yang sehat, cerdas, dan berdaya saing global. Pemberian makanan bergizi secara gratis bukan hanya menjadi solusi nyata dalam menanggulangi stunting dan kekurangan gizi, tetapi juga menjadi bentuk investasi jangka panjang dalam pembangunan sumber daya manusia Indonesia.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami di DPP LPPI melihat bahwa program Makan Bergizi Gratis adalah langkah konkret yang tidak hanya menyentuh aspek kesehatan, tapi juga pendidikan dan masa depan bangsa. Anak yang sehat dan cukup gizi akan lebih siap menerima pelajaran, berpikir kritis, dan tumbuh menjadi generasi penerus yang unggul,” ujar Ketua Umum DPP LIPPI Dedi Siregar

DPP LIPPI juga mengapresiasi pendekatan terintegrasi yang dilakukan Badan Gizi Nasional, mulai dari pelibatan UMKM lokal, pemanfaatan bahan pangan dalam negeri, hingga edukasi gizi kepada keluarga dan sekolah.

Melalui dukungan ini, DPP LIPPI mendorong seluruh elemen masyarakat, termasuk pemerintah daerah, sektor swasta, dan organisasi masyarakat sipil, untuk berkolaborasi aktif menyukseskan program MBG di seluruh wilayah Indonesia.

Oleh dari itu jika ada terdapat membangun narasi penolakan program MBG ini patut di pertanyakan dan itu sangat keliru,
Pada faktanya masih banyak anak Indonesia yang membutuhkan intervensi pemerintah dalam memenuhi kebutuhan gizi yang cukup dan seimbang


Kami menilai program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan langkah strategis pemerintah Presiden Prabowo untuk memastikan anak-anak Indonesia tumbuh sehat dan cerdas. Program ini dirancang tidak hanya untuk mengatasi persoalan gizi, tetapi juga sebagai investasi jangka panjang bagi kualitas sumber daya manusia dan masa depan bangsa.

Berita Terkait

DPP LIPPI: Stop Framing Menyesatkan Terhadap Zulkifli Hasan, Narasi Negatif Itu adalah Hoaks
Sejalan dengan BNN, PW GP Al Washliyah DKI Jakarta Dukung Vape Dilarang di RUU Narkotika
PW GP Al Washliyah DKI Jakarta Dukung Usulan Kepala BNN Larang Vape dalam RUU Narkotika
Sorotan DPP LIPPI: Pernyataan Saiful Mujani Dinilai Mengarah pada Tindakan Makar, Minta Aparat Tangkap
Mudik Lebaran 2026 Sukses, PW GP Al Washliyah DKI: Ini Bukti Nyata Korlantas Jaga Kemanusiaan
Jejak Hitam Faisal Amsir Usai Kuras Uang Negara, Kini Tersangka Mangsa Korban Lewat Kekerasan Seksual
Ketua Umum JARNAS Anti TPPO Mendorong Adanya Revisi Sistem Regulasi UU Nomor 21 Tahun 2007 Tentang TPPO
Satu Tahun Pemerintahan Labusel, HIMLAB Raya Jakarta Siap Kawal Pembangunan yang Transparan dan Berkelanjutan

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 14:20 WIB

Liga SSB U-17 “Sultan Fatah Cup” 2026: Wadah Pembinaan dan Pemersatu Generasi Muda

Minggu, 12 April 2026 - 02:57 WIB

Tunjukkan Komitmen..!!! Rutan Kabanjahe Bersama TNI, Polri, dan BNN Gelar Razia Blok Hunian”

Rabu, 8 April 2026 - 10:18 WIB

Pusat Pembesar Alat Vital Jakarta H.Abdulazis Langsung Terbukti Ditempat

Kamis, 2 April 2026 - 18:03 WIB

Pansus 15 LKPJ Pembahasan LKPJ Wali Kota TA 2025 Diberikan Target Selesai 30 Hari

Rabu, 1 April 2026 - 16:36 WIB

Investasi Bandung 2025 Lampaui Target, Tembus Rp11,9 T

Senin, 30 Maret 2026 - 23:38 WIB

Ahli Pembesar Kejantanan Pria Bandung H.Abdulazis Atasi Lemah Syahwat

Sabtu, 28 Maret 2026 - 16:35 WIB

Dugaan Pemerasan dan Pengancaman oleh Oknum Wartawan Terhadap Kepala Lapas Kelas IIA Pekanbaru Berujung Proses Hukum

Kamis, 26 Maret 2026 - 23:21 WIB

Seruan Deklarasi Besar Simpul Kemelayuan dan Elemen Masyarakat, Bersatu Memperjuangkan Tanah Ulayat dan Hak Masyarakat Adat

Berita Terbaru

error: Content is protected !!