Bengkel Kerja Lapas Pamekasan, Dari Balik Jeruji, Warga Binaan Ciptakan Produk UMKM dan Harapan Baru

sofyan

- Redaksi

Senin, 20 Oktober 2025 - 11:27 WIB

5063 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAMEKASAN | Indonesia24news.net

Suara mesin dan aroma kayu di bengkel kerja Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pamekasan terdengar setiap hari. Di tempat itu, para warga binaan sibuk mengasah kayu, mencetak kue, dan menata produk dengan rapi. Siapa sangka, di balik tembok tinggi dan pintu besi, lahir karya-karya kreatif bernilai ekonomi yang kini mulai dikenal sebagai produk UMKM khas Lapas Pamekasan.

Kepala Lapas Pamekasan, Syukron Hamdani, mengatakan bahwa bengkel kerja bukan sekadar tempat mengisi waktu, tetapi wadah untuk belajar dan menata masa depan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kami ingin membekali mereka dengan keterampilan nyata agar bisa mandiri setelah bebas nanti. Tujuannya sederhana: mereka bisa hidup terhormat, punya penghasilan sendiri, dan tidak kembali ke jalan yang salah,” ujarnya dengan nada tenang.

Melalui program pembinaan kemandirian ini, warga binaan dilatih membuat berbagai produk. Dari kerajinan kayu seperti miniatur perahu dan meja kursi, hingga kuliner olahan berupa camilan tradisional dan minuman herbal yang dikemas secara higienis. Ada pula layanan cuci kendaraan yang dikelola dengan profesionalitas tinggi.

Seluruh proses dilakukan bersama—mulai dari perencanaan, pengerjaan, hingga pengemasan. Di sinilah nilai gotong royong, tanggung jawab, dan semangat kerja tumbuh di antara mereka.

Plh Kasi Kegiatan Kerja, Fariz, menambahkan bahwa pihaknya kini sedang berupaya memperluas pemasaran hasil karya warga binaan.

Kami sedang mengusahakan agar produk-produk ini bisa masuk e-katalog LKPP dan marketplace. Harapannya, masyarakat bisa melihat bahwa hasil karya warga binaan juga layak dibeli dan digunakan,” jelasnya.

Program bengkel kerja ini tidak hanya melatih tangan, tetapi juga menumbuhkan harapan baru bagi mereka yang sedang menjalani masa hukuman. Dengan dukungan masyarakat dan instansi pemerintah, Lapas Pamekasan ingin membuktikan bahwa lembaga pemasyarakatan bukan tempat menghukum, tapi tempat membina dan mengembalikan manusia ke jalan kehidupan yang lebih baik.

Di bengkel kecil itu, setiap pahatan, adonan, dan kemasan produk menjadi simbol perubahan. Bukti bahwa di balik jeruji, masih ada semangat untuk bangkit, berkarya, dan menjadi manusia yang lebih mandiri. Red

Berita Terkait

Liga SSB U-17 “Sultan Fatah Cup” 2026: Wadah Pembinaan dan Pemersatu Generasi Muda
Pengobatan Alternatif Rajeg Tangerang H.Abdulazis Atasi Lemah Syahwat
Tunjukkan Komitmen..!!! Rutan Kabanjahe Bersama TNI, Polri, dan BNN Gelar Razia Blok Hunian”
Pusat Pembesar Alat Vital Jakarta H.Abdulazis Langsung Terbukti Ditempat
Pansus 15 LKPJ Pembahasan LKPJ Wali Kota TA 2025 Diberikan Target Selesai 30 Hari
Investasi Bandung 2025 Lampaui Target, Tembus Rp11,9 T
Ahli Pembesar Kejantanan Pria Bandung H.Abdulazis Atasi Lemah Syahwat
Dugaan Pemerasan dan Pengancaman oleh Oknum Wartawan Terhadap Kepala Lapas Kelas IIA Pekanbaru Berujung Proses Hukum

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 14:20 WIB

Liga SSB U-17 “Sultan Fatah Cup” 2026: Wadah Pembinaan dan Pemersatu Generasi Muda

Minggu, 12 April 2026 - 02:57 WIB

Tunjukkan Komitmen..!!! Rutan Kabanjahe Bersama TNI, Polri, dan BNN Gelar Razia Blok Hunian”

Rabu, 8 April 2026 - 10:18 WIB

Pusat Pembesar Alat Vital Jakarta H.Abdulazis Langsung Terbukti Ditempat

Kamis, 2 April 2026 - 18:03 WIB

Pansus 15 LKPJ Pembahasan LKPJ Wali Kota TA 2025 Diberikan Target Selesai 30 Hari

Rabu, 1 April 2026 - 16:36 WIB

Investasi Bandung 2025 Lampaui Target, Tembus Rp11,9 T

Senin, 30 Maret 2026 - 23:38 WIB

Ahli Pembesar Kejantanan Pria Bandung H.Abdulazis Atasi Lemah Syahwat

Sabtu, 28 Maret 2026 - 16:35 WIB

Dugaan Pemerasan dan Pengancaman oleh Oknum Wartawan Terhadap Kepala Lapas Kelas IIA Pekanbaru Berujung Proses Hukum

Kamis, 26 Maret 2026 - 23:21 WIB

Seruan Deklarasi Besar Simpul Kemelayuan dan Elemen Masyarakat, Bersatu Memperjuangkan Tanah Ulayat dan Hak Masyarakat Adat

Berita Terbaru

error: Content is protected !!