Jakarta – Bupati Pakpak Bharat, Franc Bernhard Tumanggor, melaksanakan audiensi dengan Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin, di Gedung Kementerian Kesehatan Jakarta. Menteri Kesehatan beserta para Direktur Jenderal menerima kehadiran Bupati beserta rombongannya, di mana Franc menyampaikan proposal pengembangan pelayanan fasilitas kesehatan di kabupaten tersebut.
Bupati menjelaskan bahwa saat ini Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat tengah melaksanakan tahapan pembangunan di UPT Rumah Sakit Umum Daerah Salak. Hal ini sejalan dengan Visi dan Misi Bupati yang bertujuan meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui akses pelayanan kesehatan yang merata dan berkualitas, serta selaras dengan Peraturan Presiden Nomor 12 Tahun 2025 tentang RPJMN 2025-2029 di bidang kesehatan.
Franc mengajukan proposal senilai 42,315 miliar rupiah, yang diperuntukkan untuk pembangunan gedung rawat inap, gedung instalasi farmasi, gedung instalasi CSSD (pusat sterilisasi), gedung IPSRS, rumah dinas dokter spesialis, serta pengadaan ambulance puskesmas, mobil puskesmas keliling, Modular Operating Theatre (MOT), alat treadmill, dan alat endoscopy.
“Sarana dan prasarana pelayanan kesehatan di Rumah Sakit Umum Daerah Salak saat ini masih jauh dari standar persyaratan yang ditetapkan oleh peraturan perundang-undangan, beberapa gedung yang seharusnya tersedia juga belum ada. Oleh karena itu, kami sangat mengharapkan dukungan penuh dari Menteri Kesehatan untuk mengatasi persoalan ini,” ucap Bupati.
Menanggapi hal tersebut, Budi Gunadi Sadikin berjanji akan mencoba memberikan solusi dan menyesuaikannya dengan anggaran yang tersedia di Kementerian Kesehatan. “Semua hal yang disampaikan, terutama menyangkut masalah kesehatan di daerah sudah kami terima dan fahami. Masalah kesehatan merupakan masalah bersama yang harus diselesaikan bersama dari pusat sampai daerah. Mudah-mudahan akan bisa kami bantu,” janjinya.//RS





























