Milaran Anggaran BUMDES Untuk Ketahanan Pangan Desa TA.2025 Di 161 Desa, Kabupaten Dairi Tidak Jelas Dan Diduga Sarat Korupsi

Sinar Harapenta Ginting

- Redaksi

Selasa, 14 Juli 2026 - 14:18 WIB

5034 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dairi -Indonesia24News.Com

Miliaran anggaran dana Desa (DD) digulirkan ke Badan Usaha Milik Desa (BUMDES) program ketahanan pangan (ketapang) pada tahun 2025 lalu, di duga sarat korupsi dan tidak jelas penggunaanya dan jadi sorotan warga masyarakat pedesaan di Kabupaten Dairi.

Informasi berhasil dihimpun menyebutkan, Dari 161 desa di 15 Kecamatan seluruh Kabupaten Dairi pada TA.2025 lalu bidang ketahanan pangan dikelola BUMDES rata rata disebutkan rugi dan ada mencapai ratusan Juta Rupiah per satu desa. Fenomena kerugian begotu besar ini disorot dari berbagai masyarakat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kegiatan program ketahanan pangan (ketapang) dikelola BUMDES, kebanyakan dibuat untuk bidang pertanian. Seperti, untuk menanam cabai, tomat maupun jahe.

Selain bercocok tanam. Ada juga di bebrapa desa membuat kegiatan perternakan babi, ayam dan sebagainya. Degan pagu anggaran ada mencapai Rp.140.000.000 bahkan ada lebih lagi.

Anehnya, anggaran yang begitu besar hasilnya disebutkan rata rata gagal alias merugi besar. Hal ini menjadi tanda tanya besar bagi masyarakat petani sendiri.

bagaimana mungkin tanaman cabai, jahe,dan beternak ayam bisa dikatakan rugi padahal anggaranya lumayan besar dipergunakan”

Kegagalan menurut warga lain, bukan karena musim kemarau, namun diduga karena dikorupsi kata warga petani lain. Disebutkan, Mereka juga petani dan mananam tanaman yang sama pada daerah satu iklim dan cuaca namun banyak berhasil.

”  jika musim kemarau disebutkan penyebabnya kegagalan, mungkin sudah semua warga petani di Kabupaten Dairi ini, jatuh miskin. Nyatanya petani masih berhasil dari sektor pertanian, padahal lokasinya masih satu daerah dan satu iklim ujar salah seorang petani kesal.

Agar Diusut Pihak Aparat Penegak Hukum

Kasus kerugian yang dialami Ratusan BUMDES di Kabupaten Dairi pada tahun anggaran 2025 lalu,diharapkan agar pihak aparat penegak hukum Kabupaten Dairi, turun tangan untuk mengusut dugaan korupsi ini. Mereka hendaknya memeriksa pengurus BUMDES maupun Kepala Desa agar jelas terang benderang siapa siapa yang terlibat.

Uang negara diambil dari dana desa untuk ketahanan pangan, dikelola BUMDES di 161 desa di 15 Kecamatan di seluruh Kabupaten Dari. Semestinya untuk kesejahteraan masyarakat desa bukan untuk di selewengkan oknum tertentu untuk kekayaan pribadinya (E.Ginting)

 

 

 

 

Berita Terkait

Lebih Dua Miliar Penggunaan Dana Bos Dan Uang SPP SMA I Sumbul Dairi Dipertanyakan

Berita Terkait

Senin, 13 Juli 2026 - 20:56 WIB

SEKDA BUKA ORIENTASI 22 PPPK BARU: JADI BAGIAN PEMERINTAH DAN DUTA BUDAYA PAKPAK  

Senin, 13 Juli 2026 - 20:49 WIB

BUPATI TINJAU EMPAT JEMBATAN VITAL SITELLU TALI URANG JEHE: AKAN DIPERBAIKI BERSAMA KEMENTERIAN PERTAHANAN  

Senin, 13 Juli 2026 - 20:42 WIB

PEMKAB DAN BBKSDA SUMUT PETAKAN POTENSI KAWASAN KONSERVASI PAKPAK BHARAT  

Senin, 13 Juli 2026 - 20:33 WIB

BUPATI FRANC BUKA MTQ KE-23 PAKPAK BHARAT: LAHIRKAN GENERASI TANGGUH DAN PERKUAT MODERASI BERAGAMA

Senin, 13 Juli 2026 - 19:54 WIB

SEKDA PAKPAK BHARAT HADIRI PANEN RAYA JAGUNG POLRES, SELARAS DENGAN GERAKAN KETAHANAN PANGAN NASIONAL

Senin, 13 Juli 2026 - 07:12 WIB

SELESAIKAN TAPAL BATAS: 1.576 HEKTAR KAWASAN HUTAN PAKPAK BHARAT RESMI BERUBAH STATUS

Senin, 13 Juli 2026 - 07:03 WIB

BUPATI PAKPAK BHARAT KANCANANG SENSUS EKONOMI 2026: DATA AKURAT PONDASI PEMBANGUNAN DAERAH  

Senin, 13 Juli 2026 - 06:54 WIB

WAKIL BUPATI PAKPAK BHARAT HADIRI PISAH SAMBUT KEPALA KANTOR BPN  

Berita Terbaru