Bupati Salim Fakhry Tegaskan Pendidikan Harus Adaptif Hadapi Tantangan Zaman

- Redaksi

Selasa, 2 September 2025 - 14:26 WIB

50109 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kutacane – Pemerintah Kabupaten Aceh Tenggara memperingati Hari Pendidikan Daerah (Hardikda) ke-66 dengan penuh khidmat melalui pelaksanaan upacara bendera di Lapangan Dinas Pendidikan, Desa Deleng Megare, Kecamatan Badar, Selasa (2/9/2025). Upacara ini menjadi momentum refleksi penting bagi seluruh insan pendidikan untuk memperkuat komitmen dalam membangun generasi muda yang unggul dan berdaya saing.

Bupati Aceh Tenggara H. M. Salim Fakhry yang memimpin jalannya peringatan tersebut menyampaikan amanat Gubernur Aceh yang menekankan pentingnya pendidikan yang menyeluruh, tidak hanya sebatas capaian akademik. Dalam sambutannya, Bupati menegaskan bahwa pendidikan yang unggul harus mencakup pembentukan karakter, pengembangan kreativitas, serta penumbuhan daya inovasi generasi muda agar mampu menghadapi tantangan zaman yang semakin kompleks. Menurutnya, pendidikan bukan hanya tentang kecerdasan intelektual, melainkan juga mencetak generasi yang berakhlak mulia, memiliki nasionalisme tinggi, dan mampu bersaing di tingkat nasional maupun global.

Dengan mengusung tema “Mewujudkan Pendidikan Unggul Menuju Aceh Maju”, Bupati Salim Fakhry menyebut bahwa pendidikan merupakan instrumen strategis dalam menyiapkan masa depan daerah dan bangsa. Pemerintah Aceh, lanjutnya, terus mendorong lahirnya sumber daya manusia yang tidak hanya menguasai ilmu pengetahuan, tetapi juga memiliki karakter kuat, moralitas tinggi, dan semangat kebangsaan yang kokoh.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bupati juga mengapresiasi capaian sektor pendidikan Aceh yang dinilai mengalami kemajuan signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Berbagai prestasi di bidang sains, seni, hingga olahraga telah diraih pelajar Aceh di tingkat nasional. Selain itu, para guru dan tenaga pendidik juga memperoleh penghargaan nasional atas dedikasi serta inovasi yang mereka lakukan. Meski demikian, ia mengingatkan bahwa tantangan dunia pendidikan di masa depan semakin besar, terutama dalam menghadapi perkembangan teknologi digital, perubahan sosial, serta dinamika ekonomi global. Oleh karena itu, pendidikan berbasis keterampilan abad ke-21 yang adaptif dan relevan harus terus diperkuat.

Dalam kesempatan itu, Bupati Salim Fakhry juga menekankan peran vital guru dan tenaga pendidik. Ia menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas pengabdian yang telah diberikan dalam mencerdaskan anak bangsa. Bupati mengajak para guru untuk terus meningkatkan kualitas diri, berinovasi dalam metode pembelajaran, serta tidak terprovokasi oleh isu-isu yang dapat memecah persatuan, termasuk yang bermuatan SARA.

Peringatan Hardikda ke-66 di Aceh Tenggara turut dirangkai dengan pemberian penghargaan kepada sejumlah insan pendidikan yang dinilai berdedikasi tinggi. Sebanyak tujuh kepala sekolah, satu pegawai, serta dua staf Dinas Pendidikan Aceh Tenggara menerima piagam penghargaan atas kontribusi mereka dalam memajukan dunia pendidikan.

Acara ini juga dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Sekretaris Daerah, para asisten dan staf ahli bupati, kepala OPD, Ketua Majelis Adat Aceh (MAA) terpilih, camat, serta ratusan guru dan tenaga kependidikan dari berbagai jenjang pendidikan. Kehadiran mereka menjadi simbol sinergi antara pemerintah, pendidik, dan masyarakat dalam membangun sistem pendidikan yang inklusif dan berkelanjutan.

Melalui peringatan ini, Pemerintah Kabupaten Aceh Tenggara berharap momentum Hardikda dapat menjadi penguat tekad bersama dalam mewujudkan pendidikan unggul menuju Aceh yang maju dan generasi muda yang berdaya saing di masa depan.

Laporan : Deni Affaldi

Berita Terkait

Kapolres Aceh Tenggara Salurkan Beras untuk Personel, Wujud Kepedulian Nyata dari Pimpinan
Latihan Bersama Polres Aceh Tenggara dan Perbakin, Tingkatkan Profesionalisme dan Kemahiran Menembak Personel
Polres Aceh Tenggara Hadirkan Harapan di Tengah Banjir, 365 Paket Bantuan Disalurkan untuk Warga Ketambe dan Salim Pinim
Sat Resnarkoba Polres Aceh Tenggara Ringkus Pelaku Sabu di Pondok Kebun, Barang Bukti Disembunyikan di Bawah Pohon Pinang
Dua Petani di Aceh Tenggara Tertangkap Tangan Miliki Sabu, Sempat Buang Barang Bukti Saat Digerebek
Jumat Berkah Penuh Makna, Polres Aceh Tenggara Salurkan Ratusan Paket Sembako untuk Korban Banjir Ketambe
Kapolres bersama Forkopimda Aceh Tenggara Turun Langsung Salurkan Sembako untuk Warga Tanoh Alas
Polres Agara berhasil mengamankan Paruhbaya pengguna Sabu

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 14:20 WIB

Liga SSB U-17 “Sultan Fatah Cup” 2026: Wadah Pembinaan dan Pemersatu Generasi Muda

Minggu, 12 April 2026 - 02:57 WIB

Tunjukkan Komitmen..!!! Rutan Kabanjahe Bersama TNI, Polri, dan BNN Gelar Razia Blok Hunian”

Rabu, 8 April 2026 - 10:18 WIB

Pusat Pembesar Alat Vital Jakarta H.Abdulazis Langsung Terbukti Ditempat

Kamis, 2 April 2026 - 18:03 WIB

Pansus 15 LKPJ Pembahasan LKPJ Wali Kota TA 2025 Diberikan Target Selesai 30 Hari

Rabu, 1 April 2026 - 16:36 WIB

Investasi Bandung 2025 Lampaui Target, Tembus Rp11,9 T

Senin, 30 Maret 2026 - 23:38 WIB

Ahli Pembesar Kejantanan Pria Bandung H.Abdulazis Atasi Lemah Syahwat

Sabtu, 28 Maret 2026 - 16:35 WIB

Dugaan Pemerasan dan Pengancaman oleh Oknum Wartawan Terhadap Kepala Lapas Kelas IIA Pekanbaru Berujung Proses Hukum

Kamis, 26 Maret 2026 - 23:21 WIB

Seruan Deklarasi Besar Simpul Kemelayuan dan Elemen Masyarakat, Bersatu Memperjuangkan Tanah Ulayat dan Hak Masyarakat Adat

Berita Terbaru

error: Content is protected !!