Ketua Tim Penggerak PKK Pakpak Bharat Sosialisasikan Pencegahan KDRT

REDAKSI PAKPAK BHARAT

- Redaksi

Rabu, 20 Agustus 2025 - 20:22 WIB

50166 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pakpak Bharat – Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Pakpak Bharat, Ny. Juniatry Franc Bernhard Tumanggor hari ini mensosialisasikan upaya Pencegahan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) di Kantor Camat Salak. Upaya pencegahan KDRT ini menurut Juniatry sangat perlu dicegah semaksimal mungkin karena berdampak sangat luas bagi sikorban sendiri.

 

Ternyata efek psikologi penganiayaan bagi permpuan jauh lebih parah dibanding efek fisiknya. Rasa takut, cemas, letih, kelainan stress post traumatic, serta gangguan makan dan tidur merupakan reaksi panjang dari tindak kekerasan, jelas dia.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Ny. Juniatry Franc Bernhard Tunaggor juga mengurai dampak KDRT bagi anak usia bayi, anak usia sekolah, bagi istri, serta dampaknya bagi pekerjaan.

 

Bayi yang mengalami KDRT akan mengalami ketidak normalan dalam pertumbuhan, kalau anak usia sekolah bisa mengalami depresi serta berpotensi melakukan kekerasan bagi teman-temannya seperti yang dia alami. Bagi istri yang mengalami KDRT, dia akan depresi berkepanjangan, sakit fisik, menderita tekanan mental, serta kurangnya rasa percaya diri. Dia akan selalu tergantung pada suami yang telah melakukan kekerasan terhadapnya, serta berpotensi melakukan bunuh diri. Disamping itu tentu kwalitas kerja akan memburuk, jelas Ny. Juniatry lebih jauh.

 

Tindakan yang perlu dilakukan seorang istri untuk mencegah KDRT menurut Ny. Juniatry Franc Bernhard Tumanggor diantaranya membangun komunikasi aktif dengan pasangan, menghormati suami sebagai kepala keluarga, serta beberapa hal lainnya.

 

Seorang istri wajib menghargai dan menghormati suami, bangun komunikasi yang baik, hormati suami, penuhi permintaan suami yang bersifat positif, biasakan bekerja sama dan lakukan perencanaan yang baik dalam keluarga, layani suami dengan baik, berikan cinta yamg tulus, dan harus percaya serta biasakan berfikir positif terhadap suami sendiri. Kalau ini semua ibu-ibu lakukan, tentu suami ibu akan lebih sayang pada ibu, suami akan melindungi keluarganya, dan KDRT itu otomatis tidak akan terjadi, jelas Ny. Juniatry Franc Bernhard Tumanggor.//RS

Berita Terkait

Liga SSB U-17 “Sultan Fatah Cup” 2026: Wadah Pembinaan dan Pemersatu Generasi Muda
Pengobatan Alternatif Rajeg Tangerang H.Abdulazis Atasi Lemah Syahwat
Tunjukkan Komitmen..!!! Rutan Kabanjahe Bersama TNI, Polri, dan BNN Gelar Razia Blok Hunian”
Pusat Pembesar Alat Vital Jakarta H.Abdulazis Langsung Terbukti Ditempat
Pansus 15 LKPJ Pembahasan LKPJ Wali Kota TA 2025 Diberikan Target Selesai 30 Hari
Investasi Bandung 2025 Lampaui Target, Tembus Rp11,9 T
Ahli Pembesar Kejantanan Pria Bandung H.Abdulazis Atasi Lemah Syahwat
Dugaan Pemerasan dan Pengancaman oleh Oknum Wartawan Terhadap Kepala Lapas Kelas IIA Pekanbaru Berujung Proses Hukum
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 14:20 WIB

Liga SSB U-17 “Sultan Fatah Cup” 2026: Wadah Pembinaan dan Pemersatu Generasi Muda

Minggu, 12 April 2026 - 02:57 WIB

Tunjukkan Komitmen..!!! Rutan Kabanjahe Bersama TNI, Polri, dan BNN Gelar Razia Blok Hunian”

Rabu, 8 April 2026 - 10:18 WIB

Pusat Pembesar Alat Vital Jakarta H.Abdulazis Langsung Terbukti Ditempat

Kamis, 2 April 2026 - 18:03 WIB

Pansus 15 LKPJ Pembahasan LKPJ Wali Kota TA 2025 Diberikan Target Selesai 30 Hari

Rabu, 1 April 2026 - 16:36 WIB

Investasi Bandung 2025 Lampaui Target, Tembus Rp11,9 T

Senin, 30 Maret 2026 - 23:38 WIB

Ahli Pembesar Kejantanan Pria Bandung H.Abdulazis Atasi Lemah Syahwat

Sabtu, 28 Maret 2026 - 16:35 WIB

Dugaan Pemerasan dan Pengancaman oleh Oknum Wartawan Terhadap Kepala Lapas Kelas IIA Pekanbaru Berujung Proses Hukum

Kamis, 26 Maret 2026 - 23:21 WIB

Seruan Deklarasi Besar Simpul Kemelayuan dan Elemen Masyarakat, Bersatu Memperjuangkan Tanah Ulayat dan Hak Masyarakat Adat

Berita Terbaru

error: Content is protected !!