PAKPAK BHARAT – Wakil Bupati Pakpak Bharat H. Mutsyuhito Solin, Dr., M.Pd., menerima secara simbolis Bantuan Perbaikan Rumah Rusak pascabencana hidrometeorologi dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Pusat, Selasa (3/3/2026). Penyerahan dilakukan serentak untuk tiga provinsi terdampak: Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, yang dipusatkan di Kabupaten Bireuen, Aceh.
Kegiatan diikuti secara daring melalui rapat virtual di Ruang Rapat Garuda Kantor Bupati Pakpak Bharat, didampingi jajaran Forkopimda, perwakilan BNPB Ali Rahman, S.T., M.A., serta undangan lainnya.
Perwakilan BNPB Ali Rahman menegaskan bantuan ini khusus digunakan untuk perbaikan rumah dan tidak boleh dialihfungsikan ke keperluan lain. “Bantuan ini diterima utuh, tanpa pajak, tanpa potongan administrasi bank, dan tanpa potongan apapun. Meskipun belum mencukupi seluruh kebutuhan, semoga ini menjadi dorongan untuk bangkit kembali,” ujarnya.
Mutsyuhito Solin memaparkan kondisi bencana yang melanda daerah: tercatat 152 titik longsor yang membuat Pakpak Bharat sempat terisolasi. Di tengah keterbatasan alat dan kelangkaan BBM, penanganan terus dilakukan meski harus kehilangan dua warga tertimbun longsor serta kemacetan jalan hingga 10 hari. “Bantuan ini kami harap dapat menghibur dan meringankan beban warga terdampak,” katanya.
Secara langsung dari Bireuen, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Pratikno menyampaikan pesan Presiden Prabowo Subianto agar pemulihan di Aceh, Sumut, dan Sumbar dipercepat secepatnya.
Atas bantuan ini, perwakilan penerima Jonner Banurea menyampaikan rasa syukur. “Terima kasih kepada Pemerintah dan Bapak Presiden, semoga Tuhan membalas segala jerih payah pihak yang telah membantu kami,” ucapnya.
















