Dairi-Indonesia24News.com
Jutaaan Rupiah anggaran ketahanan pangan Desa Adian Gupa Kecamatan Siempat Nempu, Kabupaten Dairi pada Tahun 2025 lalu diduga selewengkan oleh pengurus BUMDES dan kroninya.
Dugaan korupsi itu terkuak dari informas yang layak dipercaya menyebutkan jika pada tahun 2025 lalu, pihak BUMDES Desa Adian Gupa mengkelola anggaran Ketahanan Pangan (Ketapang) sebesar lebih kurang Rp.140.000.000, ( Seratus Empat Puluh Juta Rupiah)
Dari besaran anggaran yang dimaksud. Pihak BUMDES Marsada Sejahtera Desa Adian Gupa, menanam jahe di lahan seluas 1 hektar pada sekitar bulan April 2025 lalu.
Namun ironisnya, anggaran ketapang yang begitu besar bukan malah menguntungkan namun disebutkan merugi sekitar Rp.110.000.000.
Hal ini sungguh menjadi tanda besar bagaimana mungkin uang yang begitu lumayan besar bisa merugi padahal jika dibanding masyarakat biasa yang bertani jenis yang sama bisa menghasikan keuntungan.
Tim Wartawan dan Forum Masyarakat Peduli Aset Dan Keuangan (FMPAK) Kabupaten Dairi melakukan investigasi dan konfirmasi kepada Kepala Desa Adian Gupa, Gindo Sianturi dan Direktur BUMDES Marsada Sejahtera , Herbert Pardede di kantor desa Adian Gupa baru baru ini memgatakan ‘kegagalan tanaman jahe karena cuaca buruk sehingga merugi” ujar, Direktur BUMDES.
FMPAK Dairi : Anggaran Tak Jelas Akan Dilaporkan Ke APH
Sementara dari data yang dimiliki tim Wartawan dan FMPAK Dairi. Kerugian yang dialami BUMDES desa pada tahun 2025, bukan hanya karena cuaca buruk saja.
Selain itu, penggunaaan anggaran banyak di nilai tidak wajar. Seperti pembelian pupuk kompos, sewa lahan yang dan pembayaran tenaga kerja.
Koordinator FMPAK Kabupaten Dairi, Jusuf M, SH menegaskan anggaran ketahahan pangan desa Adian Gupa banyak yang kurang wajar peruntukannnya.
“Kita tidak mau jika anggaran ketahanan pangan di desa yang dimaksud menjadi ajang cari keuntungan pribadi oknum tertentu. Kita haraplkan pihak aparat penegak hukum mau menelusuri siapa siapa yang terlibat dari kegiatan tersebut, ujarnya (Ginting)




























