Dana Swadaya 0,5 Ha, AKP Era Maifo: Sinergi Polri-Petani Kunci Ketahanan Pangan

INDONESIA 24

- Redaksi

Rabu, 3 Juni 2026 - 19:47 WIB

506 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KAMPAR, – Suasana gotong royong mewarnai penanaman jagung pipil di Desa Sungai Simpang Dua, Rabu, 3/6/2026. Kapolsek Kampar Kiri Hilir AKP Era Maifo, S.H., turun langsung memimpin penanaman 7,5 kilogram benih jagung jenis Ramoro bersama petani.

Kegiatan pukul 09.30 WIB itu berlangsung di lahan 0,5 hektare milik Suparman, anggota Kelompok Tani Rukun Sentosa. Benih ditanam dengan sistem tumpang sari, jarak tanam 30 cm x 60 cm. Kondisi bibit dan tanah dilaporkan baik.

Panen diperkirakan 3 September 2026.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kapolres Kampar AKBP Boby Putra Ramadhan Sebayang melalui AKP Era Maifo menegaskan, tumpang sari jadi kunci optimalisasi lahan.

“Kegiatan penanaman hari ini bukan hanya tentang menambah luas lahan pertanian, tetapi juga tentang mengoptimalkan penggunaan lahan yang ada melalui sistem tumpang sari,” ucap AKP Era Maifo.

Ia menyebut dana swadaya kelompok tani adalah bukti Polri hadir di tengah masyarakat.

“Setiap lahan yang kita manfaatkan dengan baik adalah kontribusi nyata bagi program ketahanan pangan nasional,” tegas Kapolsek.

Pemilihan benih Ramoro dan sistem tumpang sari, kata AKP Era Maifo, merupakan strategi produktivitas.

“Kita tidak hanya ingin hasil melimpah, tetapi tunjukkan lahan kecil pun bisa beri manfaat maksimal,” ujarnya.

Turut hadir IPDA Eka Putra, Kadus Mekar Sari Ahmad Nurudin, Aipda S. Efendi, Bripka Andri Ramon, personel Polsek KKH, PPL Juneidy Damanik, S.P., Ketua Kelompok Tani Suparman, 6 petani jagung, dan pemilik lahan.

PPL Juneidy Damanik, S.P., menilai sistem tumpang sari mendongkrak efisiensi.

“Jagung pipil Ramoro cocok dengan tanah di daerah ini. Dengan bimbingan tepat dan dukungan semua pihak, kami yakin hasil memuaskan,” jelasnya.

Suparman selaku ketua kelompok tani sekaligus pemilik lahan mengapresiasi pendampingan Polsek KKH.

“Dana swadaya kami gunakan beli bibit berkualitas dan siapkan lahan. Semoga panen melimpah dan tingkatkan pendapatan anggota,” katanya.

“Ini bukti kerja sama petani, kelompok tani, dan kepolisian beri manfaat besar,” tambah Suparman.

Polsek KKH memastikan pendampingan dan pemantauan rutin hingga masa panen.

“Kami akan terus mendampingi dan memberikan bimbingan agar tanaman tumbuh optimal. Kerja sama seperti ini pondasi kuat bagi kemajuan daerah dan masyarakat sejahtera mandiri pangan,” tutup AKP Era Maifo.

Sumber: Humas Polres Kampar

Editor: Rosbinner Hutagaol

Berita Terkait

Jejak Pengabdian yang Tak Terlupakan, Lapas Binjai Lepas Suparman Sembiring
Dari Balik Tembok Pemasyarakatan, Tumbuh Sayuran dan Harapan untuk Masa Depan
Momentum Hari Lahir Pancasila, Lapas Binjai Kokohkan Jiwa Nasionalisme dan Integritas
Tegaskan Pancasila Pemersatu Bangsa, Polda Riau Komitmen Lawan Radikalisme
Semarak Hijaukan Kuansing: Polsek Cerenti Pantau Ketat Lahan Jagung 1 Hektar, Bukti Nyata Dukung Pangan Nasional
Unifying the World Through Soccer: The Global Impact of the World Cup
Exploring Bandung’s Natural Wonders: From Volcanic Landscapes to Majestic Waterfall

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 15:21 WIB

PW GPA DKI Kecam Dugaan Pencatutan Identitas Mama Sinta, Desak Pencabutan Izin Film “Pesta Babi”

Kamis, 30 Maret 2023 - 19:21 WIB

Ramadan: A Month of Spiritual Reflection, Devotion, and Charity

Berita Terbaru