Anggaran Dana Bos Dan Revitalisasi SMP 2 Siempat Nempu Dairi, Disoal Dilaporkan Ke Kejaksaan Negeri Sidikalang

Sinar Harapenta Ginting

- Redaksi

Sabtu, 18 Juli 2026 - 13:29 WIB

5021 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dairi – Indonesia24News.Com

Anggaaran dana Bos 2024-2025 dan dana Revittalisasi Sekolah Menegah Pertama Negeri (SMPN 2) Siempat Nempu, Kabupaten Dairi, di soal. 

Penggunaan anggaranya disebutkan, di penuhi kejanggalan sehingga dilaporkan ke Kejaksaan Negeri ĺSidikalang oleh Forum Masyarakat Peduli Asset dan Keuangan (FMPAK) Kabupaten Dairi

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Laporan ke Kejaksaan Negeri Sidikalang itu dibenarkan oleh koordinator FMPAK Kabupaten Dairi, Yusuf Manik, SH. Dan disebutkan laporan dilakukannya dianggap perlu dilakukan agar penggunaan anggaran BOS dan Revitalisasi untuk segera di audit agar benar benar tepat sasara, Jelasnya.

Yusuf Manik, SH dalam informasinya baru baru ini menegaskan sebelum laporan dilakukan ke Kejaksaan. Pihaknya juga disebutkan telah membuat surat klarifikasi ke pihak sekolah beberapa bulan lalu namun hingga pihak sekolah tidak menanggapi.

sebelumnya, FMPAK Dairi telah menyurati pihak pimpinan Kepala Sekolah SMPN 2 Siempat Nempu untuk mengklarifikasi temuan kami. Namun tidak dibalas” tegasnya.

Lebih lanjut di sebutkan Yusuf. Selama ini pihaknya disebutkan merasa curiga seputar anggaran dana BOS di sekolah tersebut diduga tidak tepat sasaran.

seperti dana pembelian buku untuk perpustakaan, pemeliharaan sekolah, dan untuk kegiatan ekstrakurikuler dimana dari data diperoleh terdapat kejanggalan” ujarnya.

Laporan FMPAK Kabupaten Dairi ke pihak Kejaksaan Sidikalang itu menurut, Yusuf Manik telah di uraikan satu persatu “biarlah pihak APH nanti mempelajarinya, tegasnya.

Yusuf Manik, SH mencontohkan ada anggaran paling mencolok dan patut dicurigai. yakni seputar dana pemeliharaan sekolah dianggap besar itu diduga tumpang tindih dengan proyek revitalisasi sekolah yang dilaksanakan pada tahun 2025 lalu, ungkapnya. Tanpa mau merinci dan merahasiakan berapa jumlah anggaran yang tumpang tindih itu.

Selain dana BOS tahun anggaran 2025 lalu. Anggaran revitalisasi juga dianggap mencurigakan perlu dilakukan audit pihak Inspektorat selanjutnya jika ada dugaan penyelewengan anggaran diminta agar pihak APH turun tangan segera.

Karena menurutnya, anggaran pendidikan yang diluncurkan pihak Pemerintah pusat semestinya tepat sasarab, dan bisa mendongkrak kwalitas pendidikan bukan jistru sebaliknya bisa memperkaya oknum pengelola kegiatan yang dimaksud tegasnya mengakhiri pembicaraan (Ginting)

 

 

 

 

Berita Terkait

161 Pengurus BUMDES Dairi Bakal Di Laporkan Ke Aparat Penegak Hukum Karena Diduga Korupsi Dana Ketapang Tahun 2025 Lalu
Milaran Anggaran BUMDES Untuk Ketahanan Pangan Desa TA.2025 Di 161 Desa, Kabupaten Dairi Tidak Jelas Dan Diduga Sarat Korupsi
Lebih Dua Miliar Penggunaan Dana Bos Dan Uang SPP SMA I Sumbul Dairi Dipertanyakan

Berita Terkait

Sabtu, 18 Juli 2026 - 23:50 WIB

Green Policing: Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan Gaungkan untuk Cegah Karhutla

Sabtu, 18 Juli 2026 - 03:08 WIB

RSUD Tgk Chik Ditiro Sigli Pastikan Pelayanan Kesehatan Tetap Berjalan Normal di Tengah Kebijakan Pembatasan JKA

Senin, 13 Juli 2026 - 20:56 WIB

SEKDA BUKA ORIENTASI 22 PPPK BARU: JADI BAGIAN PEMERINTAH DAN DUTA BUDAYA PAKPAK  

Senin, 13 Juli 2026 - 20:49 WIB

BUPATI TINJAU EMPAT JEMBATAN VITAL SITELLU TALI URANG JEHE: AKAN DIPERBAIKI BERSAMA KEMENTERIAN PERTAHANAN  

Senin, 13 Juli 2026 - 20:42 WIB

PEMKAB DAN BBKSDA SUMUT PETAKAN POTENSI KAWASAN KONSERVASI PAKPAK BHARAT  

Senin, 13 Juli 2026 - 20:33 WIB

BUPATI FRANC BUKA MTQ KE-23 PAKPAK BHARAT: LAHIRKAN GENERASI TANGGUH DAN PERKUAT MODERASI BERAGAMA

Senin, 13 Juli 2026 - 20:01 WIB

WAKIL BUPATI RESMIKAN DAPUR SPPG KEEMPAT DI PAKPAK BHARAT: UTAMAKAN STANDAR DAN KOMODITAS LOKAL  

Senin, 13 Juli 2026 - 19:54 WIB

SEKDA PAKPAK BHARAT HADIRI PANEN RAYA JAGUNG POLRES, SELARAS DENGAN GERAKAN KETAHANAN PANGAN NASIONAL

Berita Terbaru